Universitas Negeri Surabaya

"Growing With Character" Exellence in Education, Strong in Science.

SMK Negeri 2 Buduran Sidoarjo

Unggul, Mumpuni, Excellence .

Kurikulum 2013

Permendikbud No. 81A Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum 2013.

Perusahaan "Okay"

Tumbuh Dan Berkembang Bersama kepercayaan Anda.

Bank Mandiri

Terdepan,Terpercaya,Tumbuh Bersama Anda.


Tampilkan postingan dengan label menalar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label menalar. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Mei 2017

MENALAR part 1

Ayo Menalar !

Kasus yang mempengaruhi saldo kas dan saldo bank
1. Kasus 1
Pelanggan yang bernama pak bejo membayar utang kepada perusahaan okay dengan langsung mengirimkan uang ke bank melalui transfer sebesar Rp.33.000.000,00.
2. Kasus 2
Perusahaan okay mendapatkan pemasukan dari pelanggan atas utangnya sebesar Rp45.000.000,00, oleh bagian akuntansi dicatat sebesar Rp54.000.000,00.
3. Kasus 3
Perusahaan mendapatkan pemasukan dari pelanggan atas utangnya sebesar Rp15.300.000,00, oleh bagian akuntansi dicatat sebesar Rp13.500.00,00.
4. Kasus 4
Perusahaan okay dalam urusan keluar masuk dana kas menggunakan jasa bank agar lebih efektif dan efisien. Oleh karena itu setiap bulannya saldo perusahaan okay dipotong biaya administrasi.
5. Kasus 5
Pegawai perusahaan okay ditugasi untuk mengambil uang di bank, akan tetapi tidak diberi cek, oleh karena itu pegawai mengisi formulir yang ada di bank.
6. Kasus 6
Perusahaan mengeluarkan cek sebesar Rp5.530.000,00 untuk membayar utang kepada debitur, oleh bagian akuntansi dicatat dalam jurnal pengeluaran kas sebesar Rp5.350.000,00.
7. Kasus 7
Perusahaan okay menyetorkan dana ke bank dan oleh perusahaan telah dicatat pada jurnal pengeluaran kas, akan tetapi sampai bank tutup buku setoran tersebut belum sampai di bank.
8. Kasus 8
Perusahaan okay mengeluarkan cek sebesar Rp25.000.000,00 yang kemudian diserahkan kepada pak beni, akan tetapi sampai akhir bulan cek tersebut oleh pak beni belum dicairkan ke bank karena pak beni tidak punya cukup waktu dan terlalu sibuk dengan pekerjaannya.
9. Kasus 9
Bank menerima setoran dari perusahaan okay sebesar Rp78.000.000,00, oleh bank dimasukkan dalam rekening sisi kredit sebesar Rp87.000.000,00.
10. Kasus 10
Bank menerima setoran dana dari perusahaan okay sebesar Rp67.500.000,00, oleh bank dicatat sebesar Rp65.700.000,00
       Menurut Catatan Perusahaan
       Menurut Catatan/Rekening Koran
+ Penerimaan yang sudah dicatat oleh bank, tapi belum dicatat oleh perusahaan.
Contoh :
  •            Transfer bank.
  •        Jasa giro
  •         Hasil inkaso bank

+  Kesalahan mencatat terlalu besar/tinggi

+ Kesalahan mencatat penerimaan terlalu rendah.
-          Pengeluaran yang sudah dicatat oleh bank, namun belum dicatat oleh perusahaan.
Contoh:
  •  Biaya administrasi bank 
  • Cek di tempat, yaitu pengambilan uang dari bank tidak mempergunakan cek, melainkan menggunakan formulir khusus di bank.
-   Kesalahan mencatat pengeluaran terlalu rendah.
-   Kesalahan mencatat penerimaan terlalu tinggi.
-       Setoran cek yang ditolak/tidak cukup dana.
+ Setoran/penerimaan yang sudah dicatat oleh perusahaan, tetapi belum dicatat oleh bank.
Contoh :
  •        Setoran dalam proses
  •     Penerimaan tagihan belum disetor ke bank.
+ Kesalahan mencatat pengeluaran terlalu tinggi.
+ Kesalahan mencatat penerimaan terlalu rendah.
-  Pengeluaran yang sudah dicatat oleh perusahaan, belum dicatat oleh bank.
Contoh : cek dalam peredaran.









- Kesalahan mencatat pengeluaran terlalu rendah.
- Kesalahan mencatat penerimaan terlalu tinggi.

MENALAR part 2

Ayo Menalar !
Kesalahan Pencatatan 

 1. Kasus 1
     Perusahaan mengeluarkan    cek untuk membayar utang sebesar Rp5.705.000,00. Bagian akuntansi mencatatnya dengan Rp5.750.000,00. 
2. Kasus 2
     Perusahaan membayar beban iklan sebesar Rp10.000.000,00, oleh bagian akuntansi dicatat dibagian gaji karyawan.
3. Kasus 3
     Bank menerima setoran dari PT KARYA PESONA sebesar Rp5.000.000,00. Bank mencatatnya ke dalam setoran PT CIPTA PESONA. 
4. Kasus 4
    PT DUA PRIMA melakukan penarikan cek sebesar Rp10.520.000,00, tetapi oleh bank dicatat sebagai pengurangan (didebit) di rekening giro bank (PT DUTA PRIMA) sebesar Rp10.250.000,00.
5. Kasus 5
   PT CITRA KENCANA melakukan penarikan cek untuk membayar utang usaha kepada PT DIMAS SENTOSA sebesar Rp15.870.000,00. Oleh bagian akuntansi di perusahaan dicatat sebesar Rp15.780.000,00 sedangkan cek tersebut oleh bank dicatat sebagai setoran PT DELTA Sentosa.

Analisislah kasus diatas, kemudian klasifikasikan apakah termasuk kedalam kesalahan dari pihak perusahaan, pihak bank, atau kesalahan dari keduanya!!

Jawaban:
No
Kesalahan perusahaan
Kesalahan Bank
Kesalahan keduanya
1


2


3


4


5



MENALAR part 3

Ayo Menalar !


1.      Rekonsiliasi Bank Bentuk Staffel

            Saldo kas PT Karya Mandiri menurut catatan buku besar kas per 31 Agustus 2010 adalah         sebesar Rp65.200.000,00, sedangkan menurut rekening koran yang diterima dari bank sebesar Rp78.400.000,00. Setelah diadakan pemeriksanaan, penyebab perbedaan tersebut adalah :

a. Bank telah menagih piutang wesel perusahaan nominal Rp13.000.000,00, bunga Rp1.000.000,00, dan bank membebani biaya penagihan Rp600.000,00.
b. PT Karya Mandiri tertanggal 30 Juli 2010 mengirim uang ke bank Rp6.000.000,00, belum tercatat dalam rekening koran.
c.   Perusahaan menerima pelunasan piutang Rp2.000.000,00, belum di setor ke bank.
d.  Perusahaan menerima cek dari debitur sebagai pelunasan utangnya Rp8.000.000,00. Cek tersebut disetor ke bank, tetapi ditolak oleh bank karena tidak adanya dananya.
e.   Cek yang belum diuangkan Rp12.000.000,00.
f.    Perusahaan mengeluarkan cek untuk mengisi kaas kecil Rp2.000.000,00, tetapi oleh bagian akuntansi dicatat dalam jurnal penerimaan kas.
g.  Bank memberi jasa giro sebesar Rp1.500.000,00 dan membebankan biaya administrasi Rp400.000,00. Suatu potongan PPh atas jasa giro Rp300.000,00.
h. Cek atas nama PT Alfa sebesar Rp3.000.000,00 ternyata dicatat oleh bank sebagai pengurang saldo PT Karya Mandiri dalam rekening koran yang diterima PT Karya Mandiri.
i.  PT Karya Mandiri mengeluarkan cek Rp4.000.000,00, tetapi dicatat oleh bank dalam rekening koran PT Indomart, sehingga tidak muncul dalam rekening koran lyang diterima oleh PT Karya Mandiri.
Diminta : Buatlah rekonsiliasi menurut saldo kas yang sebenarnya. 

Jawab :
1.     Hasil penagihan piutang wesel oleh bank Rp13.000.000,00 dengan bunga Rp1.000.000,00, dan beban penagihan Rp600.000,00 belum dicatat perusahaan. Sehingga saldo kas perusahaan belum termasuk hasil penagihan Rp13.000.000,00 ditambah Rp1.000.000,00 dikurangi Rp600.000,00. Jadi dalam saldo kas perusahaan harus ditambah Rp14.000.000,00 dan dikurangi Rp600.000,00.
2.   Setoran dalam proses Rp6.000.000,00. Setoram ini belum diterima bank saat penutupan rekening koran, sehingga saldo rekening koran harus ditambah sebesar Rp6.000.000,00.
3.  Kas belum disetor Rp2.000.000,00. Berarti saldo rekening koran belum termasuk Rp2.000.000,00. Sehingga saldo rekening koran harus ditambah sebesar Rp2.000.000,00.
4.    Cek kosong Rp8.000.000,00. Cek yang disetor ke bank tidak ada dananya sehingga tidak menambah saldo rekening koran. Hal ini sudah menambah saldo perusahaan, sehingga dalam rekonsiliasi bank, saldo perusahaan dikurangi Rp8.000.000,00.
5.   Cek yang belum diuangkan Rp12.000.000,00. Hal ini menunjukkan saldo perusahaan sudah dikurangkan dengan pengeluaran cek, tetapi saldo rekening koran belum dikurangkan karena cek tersebut belum diuangkan. Sehingga dalam rekonsiliasi bank, dalam rekening koran dikurangi Rp12.000.000,00.
6.   Pengeluaran cek senilai Rp2.000.000,00untuk mengisis kas kecil setelah dicatat dalam penerimaan kas. Hal ini seharusnya dicatat dalam pengeluaran kas Rp2.000.000,00 akan tetapi dalam catatan, kas bertambah Rp2.000.000,00 sehingga dalam pembetulan saldo kas catatan perusahaan harus dikurangi 2 kali dari pengeluaran yaitu Rp4.000.000,00.
7.    Bank memberi jasa giro Rp1.500.000.00, membebani biaya administrasi Rp400.000,00 dan pajak penghasilan sebesar Rp300.000,00. Artinya dalam rekening saldo koran sudah termasuk penambahan Rp1.200.000,00 dan pengurangan Rp400.000,00. Jumlah ini belum tercatat dalam catatan perusahaan, sehingga dalam pembetulan catatan perusahaan harus ditambah Rp1.200.000,00 dan dikurangi Rp400.000,00 serta Rp300.000,00.
8.    Koreksi kesalahan Rp3.000.000,00. Cek atas nama PT Alfa sebesar Rp3.000.000,00 dicatat sebagai pengurang dari rekening koran PT Karya Mandiri, sehingga dalam rekonsiliasi bank saldo rekening koran PT Karya Mandiri ditambah Rp3.000.000,00.
9.  Koreksi kesalahan Rp4.000.000,00. Cek atas nama PT Karya Mandiri sebesar Rp4.000.000,00 tidak dicatat dalam rekening koran PT Karya Mandiri sehingga dalam rekonsiliasi bank saldo rekening koran PT Karya Mandiri dikurangi Rp4.000.000,00.

Berdasarkan ilustrasi diatas,kalian dapat membuat rekonsiliasi bank menurut saldo kas yang sebenarnya sebagai berikut.
PT KARYA MANDIRI
Rekonsiliasi Bank
Per 31 Agustus 2010
Saldo menurut rekening koran per 31 Agustus 2010

Rp78.400.000,00
Ditambah :


     -  Setoran dalam perjalanan
Rp6.000.000,00

     - Kas yang belum disetor
Rp2.000.000,00


Rp  8.000.000,00


Rp86.000.000,00
Dikurangi :


     -   Cek yang masih beredar
Rp12.000.000,00

     -    Kesalahan pencatatan
Rp  3.000.000,00

     -    Kesalahan pencatatan
Rp  4.000.000,00


Rp19.000.000,00
Saldo yang benar

Rp67.400.000,00


Saldo menurut catatan perusahaan per 31 Agustus 2010

Rp65.200.000,00
Ditambah :


     -   Penerimaan piutang
Rp13.000.000,00

     -   Pendapatan bunga
Rp  1.000.000,00

     -  Jasa giro
Rp  1.200.000,00


Rp15.200.000,00


Rp80.400.000,00
Dikurangi :


     -  Beban penagihan
Rp   600.000,00

     -  Cek kosong
Rp8.000.000,00

     -   Kesalahan pencatatan
Rp4.000.000,00

     -   Biaya administrasi
Rp  400.000,00


Rp13.000.000,00
Saldo yang benar

Rp67.400.000,00